RENUNGKANLAH..HUKUM SIAPA YANG LEBIH BAIK

1. Yang mana yang benar? Hukum buatan manusia atau hukum Allah SWT?

2. Umat Islam harus mengangkat khalifah (pemimpin yang menerapkan syariat Islam secara keseluruhan) atau mengangkat wakil rakyat dan presiden?

3. Apakah Yang Maha Kuasa meridhoi suatu negeri yang menerapkan hukum kafir / buatan manusia sedangkan syariat Islam ditinggalkan?

4. Yang mana ideologi yang benar bagi manusia beriman bertakwa? Ideologi pancasila atau ideologi Islam?

5. Apakah riba itu halal? Bolehkah menghalalkan yang haram?

6. Siapakah yang benar? Orang-orang yang melanggengkan sistem dan hukum kafir dan menghambat penerapan syariat Islam atau orang-orang yang pro-syariat?

7. Bolehkah orang beriman tidak pro-syariat? Bolehkah orang beriman anti-syariat?

8. Apakah manusia beriman boleh ikut serta dalam pemerintahan kafir / musyrik?

9. Apakah Nabi Saw. mau berkompromi dengan kafir quraisy dalam hal kekuasaan? Bukankah Nabi Saw. hanya menginginkan kekuasaan mutlak bagi agama Islam dan syariatnya saja?

10. Apakah menyerah dengan keadaan dan menerima demokrasi, sistem, dan hukum kafir yang telah ada termasuk mengikuti Rasulullah Saw. dan para sahabat?

11. Apakah orang Islam hanya mengucapkan syahadat saja dan tidak perlu bekerja mengikuti dan menyuruh yang ma’ruf dan menjauhi dan mencegah yang munkar?

12. Yang mana yang benar? Allah dan RasulNya atau hawa nafsu pendiri negara kafir republik indonesia?

13. Bolehkah manusia beriman mengikuti pemimpin yang mengikuti hawa nafsu dan menjerumuskan?

14. Apakah syariat Islam tidak perlu diterapkan?

15. Yang mana yang benar? Membela negara dan pemerintahan kafir atau membela Allah dan RasulNya?

16. Benarkah shalatnya orang yang menerapkan sistem dan hukum kafir dan tidak suka dengan syariat Islam?

17. Apakah orang-orang yang menyukai sistem pemerintahan dan hukum buatan manusia termasuk orang-orang yang berserah diri?

18. Bolehkah orang Islam menyeru kepada hukum kafir?

19. Apakah benar atau salah sesuatu itu ditentukan oleh suara terbanyak?

20. Bolehkah umat Islam menentukan hukum berdasarkan suara terbanyak dan mengabaikan hukum Islam?

21. Yang mana yang benar? Allah dan RasulNya atau hawa nafsu pejabat negara kafir republik indonesia?

22. Yang mana yang harus dijunjung? Aturan-aturan yang bertentangan dengan syariat Islam atau syariat Islam?

23. Yang mana yang benar untuk dilakukan? Membuat Islam dan syariatnya berkuasa atau membuat hawa nafsu orang-orang berkuasa?

24. Yang mana yang orang beriman lakukan? Berperang demi suku indonesia atau berperang demi agama Islam, Allah SWT, dan RasulNya?

25. Apakah Allah SWT dan Rasulullah Saw. membebaskan manusia beriman dari aturan dan hukum Islam?

26. Haruskah kita takut pada negara-negara barat? Pada penguasa? Pada orang banyak?

27. Apakah agama Islam – satu-satunya agama yang diridhoi Allah – jalan hidup yang telah sempurna bagi manusia kalah dengan materialisme, konsumerisme, kristianisme, judaisme, atheisme, budhisme, hinduisme, kolonialisme, kapitalisme, sosialisme, demokrasi, imperialisme, liberalisme, sekulerisme, pluralisme, feminisme, nasionalisme, tribalisme, dan isme-isme yang lain sesat buatan manusia menuruti hawa nafsu?


Dan mereka berkata;:”Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah mentaati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar). [QS Al Ahzab 67]


Orang-orang yang menyombongkan diri berkata kepada orang-orang yang dianggap lemah: “Kamikah yang telah menghalangi kamu dari petunjuk sesudah petunjuk itu datang kepadamu? (Tidak), sebenarnya kamu sendirilah orang-orang yang berdosa.” [QS Saba’ 32]


Dan Kami tidak mengutus kepada suatu negeri seorang pemberi peringatanpun, melainkan orang-orang yang hidup mewah di negeri itu berkata: “Sesungguhnya kami mengingkari apa yang kamu diutus untuk menyampaikannya.” [QS Saba’ 34]


…. Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. …. [QS Faathir 28]


Katakanlah: “Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama. [QS Az Zumar 11]


Dan aku diperintahkan supaya menjadi orang yang pertama-tama berserah diri.” [QS Az Zumar 12]


Katakanlah: “Sesungguhnya aku takut akan siksaan hari yang besar jika aku durhaka kepada Tuhanku.” [QS Az Zumar 13]


Katakanlah: “Hanya Allah saja Yang aku sembah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agamaku.” [QS Az Zumar 14]

yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya[1311]. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi Allah petunjuk dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal. [QS Az Zumar 18]

[1311] Maksudnya ialah mereka yang mendengarkan ajaran-ajaran Al Quran dan ajaran-ajaran yang lain, tetapi yang diikutinya ialah ajaran-ajaran Al Quran karena ia adalah yang paling baik.


Dan ikutilah sebaik-baik apa yang telah diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sebelum datang azab kepadamu dengan tiba-tiba, sedang kamu tidak menyadarinya, [QS Az Zumar 55]


dia mendengar ayat-ayat Allah dibacakan kepadanya kemudian dia tetap menyombongkan diri seakan-akan dia tidak mendengarnya. Maka beri khabar gembiralah dia dengan azab yang pedih. [QS Al Jaatsiyah 8]


Dan apabila dia mengetahui barang sedikit tentang ayat-ayat Kami, maka ayat-ayat itu dijadikan olok-olok. Merekalah yang memperoleh azab yang menghinakan. [QS Al Jaatsiyah 9]


Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan (agama itu), maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui. [QS Al Jaatsiyah 18]


Yang demikian itu, karena sesungguhnya kamu menjadikan ayat-ayat Allah sebagai olok-olokan dan kamu telah ditipu oleh kehidupan dunia, maka pada hari ini mereka tidak dikeluarkan dari neraka dan tidak pula mereka diberi kesempatan untuk bertaubat. [QS Al Jaatsiyah 35]


Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari Rabbnya sama dengan orang yang (shaitan) menjadikan dia memandang baik perbuatannya yang buruk itu dan mengikuti hawa nafsunya? [QS Muhammad 14]


Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah dan Rasulnya[1407] dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. [QS Al Hujuraat 1]

[1407] Maksudnya orang-orang mukmin tidak boleh menetapkan sesuatu hukum, sebelum ada ketetapan dari Allah dan RasulNya.


Inilah yang dijanjikan kepadamu, (yaitu) kepada setiap hamba yang selalu kembali (kepada Allah) lagi memelihara (semua peraturan-peraturan-Nya) [QS Qaaf 32]







2 responses to “RENUNGKANLAH..HUKUM SIAPA YANG LEBIH BAIK

  1. Ping-balik: RENUNGKANLAH..HUKUM SIAPA YANG LEBIH BAIK | Update Blog Terbaru

  2. terima kasih menyebarkan tulisan saya. Tulisan di atas berasal dari http://insidewinme.blogspot.com/🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s