Pembelian Senjata Israel oleh Pindad Ilegal

Dalam penggeledahan petugas pabean Filipina, terhadap kapal yang membawa senjata dari PT Pindad ditemukan sekitar dua puluh kotak senjata laras panjang buatan Pindad bermerek Israel, “Galil”. Walaupun hal tersebut sempat di bantah oleh Juwono Sudarsono, menurutnya memang  SS1 buatan Pindad dan Galil buatan Israel memiliki bentuk yang hampir sama. Perbedaan mencolok hanyalah pada bentuk gagang dan laras.

Komisi I yang mengurusi bidang pertahanan angkat bicara soal penyitaan senjata laras panjang buatan PT Pindad bermerek Israel “Galil” oleh pabean Filipina, pekan lalu.

Meskipun banyak informasi yang diperolehnya, dari kasus beredarnya senjata tersebut, Wakil Ketua Komisi I Yusron Ihza Mahendra kepada Jumat, (28/8) menduga pembelian senjata Israel oleh perusahaan senjata plat merah tersebut ilegal.

Sebab di Amerika Serikat saja dalam transaksi jual beli senjata selalu disertai perjanjian bahwa apabila satu negara yang telah membeli senjata dan kemudian menjualnya kembali ke negara lain harus mendapatkan izin dari Amerika.

Menurut politisi muda Partai Bulan Bintang (PBB) ini senjata adalah komoditas strategis yang penjualannya tidak seperti membeli nangka. Artinya senjata tidak bisa diperjual belikan secara bebas. Jadi kata dia sangat aneh kalau senjata Israel itu masuk dan dibuat di Indonesia.

Sebab Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Israel. Yusron mengatakan kalau PT Pindad sendiri yang memesan dari Israel apakah Badan Pemeriksa Keuangan BPK) sudah melakukan audit keuangan terhadap pembelian senjata itu. Kalau pembelian senjata itu resmi, berarti BPK kecolongan. (mj/suara-islam.com)

2 responses to “Pembelian Senjata Israel oleh Pindad Ilegal

  1. ketahuan kalau indonesia memiliki hubungan yang sangat khusus dengan israel. apalagi ini menyangkut hubungan keamanan. berarti hubungan indonesia-israel berada pada hubungan yang sangat dekat sekali.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s