Pangdam TNI Diminta Belajar Soal Pangeran Diponegoro

Kritik tajam datang dari Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khaththath atas pernyataan Pangdam IV Diponegoro, Mayjen Haryadi Soetanto yang meminta masyarakat waspada terhadap orang bersurban serta berjenggot. Menurut Al Khaththath pernyataan itu tidak layak dilontarkan seorang petinggi TNI. “Pernyataan Pangdam IV Diponegoro adalah tindakan gegabah, kalau orang bersorban dan berjenggot harus dilaporkan,” ujar Sekjen Forum Umat Islam, Muhammad Al Khaththath kepada okezone, Selasa (18/8).

Kemarin, Mayjen Haryadi dalam acara peringatan detik-detik Proklamasi di Lapangan Pancasila, Simpanglima, Semarang, meminta masyarakat agar secepatnya melapor ke aparat apabila melihat orang bersurban, berjubah, dan berjenggot dengan perilaku yang mencurigakan.

Menurut Al Khaththat, Mayjen Haryadi itu tidak pantas menjadi Pangdam IV Diponegoro. Pasalnya Pangeran Diponegoro juga menggunakan sorban. “Bagaimana dengan Pangeran Diponegoro yang menggunakan sorban, Pangdam Diponegoro apa tidak mengaca,” tegasnya.

Menurut Al Khathtath sorban adalah ciri umat Islam dan juga merupakan sunnah Rasullah. Lebih lanjut Al Khathat juga menambahkan, sebaiknya diruangan Mayjen Haryadi juga di letakkan gambar Pangeran Diponegoro. “Apakah¬† Pangeran Dipo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s